Gabung Komunitas itu Worth It Asalkan di Tempat yang Tepat

Gabung Komunitas itu Worth It, Asalkan di Tempat yang Tepat

Teknologi sudah semakin berkembang, dan kini sejalan dengan banyaknya soft skill dan hard skill yang dibutuhkan. Akibatnya, banyak pintu opportunity terbuka lebar. Tapi di sisi lain justru rugi kalau kesempatan besar dibiarin lalu lalang gitu aja. Kamu juga harus memaksa adaptasi biar bisa upgrade diri mengikuti perkembangan. Kalau pengen tahu, “Apa sih upgrade diri itu?” Coba deh, kamu klik dan simak artikel berikut https://basicstep-idn.com/upgrade-diri-versi-anak-muda-kunci-sukses-di-era-digital/ Terus gimana dong caranya? Nah, kamu harus nentuin dulu tempat yang tepat buat upgrade diri, sekaligus upgrade skill. Dan, gabung komunitas salah satunya.

Pernah kepikiran buat join komunitas? Tapi masih ragu, sebenarnya gabung komunitas itu worth it atau nggak sih. Jangan cuma FOMO dengan ngikutin trend yang ada, dan kamu memilih tanpa memilah. Komunitas itu harusnya jadi tempat buat anggotanya upgrade diri, dari mulai soft skill dan hard skill di masing-masing bidangnya, dan menuju visi misi yang sama. Berikut tips memilih komunitas yang worth it buat kamu dan penting untuk diterapkan.

Memilih Komunitas yang Visi Misinya Sejalan

Perkembangan teknologi mendorong banyak komunitas yang bermunculan, baik bersifat online maupun offline, atau gabungan keduanya. Tiap-tiap komunitas pasti memiliki tujuan dan apa yang melatarbelakangi komunitas tersebut dibentuk. Sesuaikan visi dan misi komunitas dengan apa minat, bakat, dan tujuan kamu bergabung di komunitas. Kalau masih bingung minat, bakat, dan tujuanmu sebenarnya apa, kamu bisa banget loh join Basic Academy terlebih dahulu. Yuk, intip apa itu Basic Academy dan benefit apa aja yang bisa kamu dapatkan di artikel berikut https://basicstep-idn.com/bingung-arah-hidup-di-usia-muda-ini-cara-memulainya/

Komunitas yang worth it adalah komunitas yang menyediakan ruang bebas berekspresi dan mendorong anggotanya berkembang untuk memiliki soft skill dan hard skill serta karakter. Di Basic Step, kamu diajak buat upgrade diri bersama-sama, pastinya di masing-masing skill yang pengen kamu kuasai lebih dalam. Basic Step didirikan pada Mei 2024 oleh Ardha Bintang Rivanda. Sebagai founder, Ardha berharap Basic Step “Sebagai ruang bebas ekspresi dan eksperimen, Basic Step saya kita terobosan forum yang paling dibutuhkan untuk mengakomodasi ide generasi muda saat ini.”

Visi Basic Step adalah forum bersapa potensi dengan pendayagunaan teknologi, dengan misi membimbing persiapan kuliah dan karir, mendampingi pengembangan bisnis, serta menjadi pelopor Youth Life Balance. Jadi saat bergabung dengan kami, kamu bisa lebih dekat dengan mimpimu.

Memastikan Bahwa Komunitas Berdampak Nyata

Gabung komunitas itu akan worth it, kalau berada di tempat yang tepat. Jadi, setiap komunitas yang recomended untuk dimasuki itu memiliki dampak perubahan yang nyata bagi setiap anggotanya. Rangkaian kegiatan yang jelas dan sudah memiliki timeline-nya masing-masing, bisa menjadikan komunitas sebagai tempat untuk skill development. Kalau kamu masih penasaran, sebenarnya gabung di komunitas itu apa aja benefit-nya, kamu boleh simak artikel berikut https://www.idntimes.com/life/inspiration/5-manfaat-bergabung-dengan-komunitas-gak-cuma-dapat-relasi-01-wqmyh-589w2n

Cara lihat komunitas itu berdampak nyata atau tidak, coba kamu cek terlebih dahulu di media sosial dan website resminya. Biasanya banyak komunitas yang sering mempublikasikan dokumentasi kegiatan mereka dan mempostingnya secara digital, bahkan testimoni anggota-anggota yang pernah bergabung di sana. Hal tersebutlah yang dapat kamu jadikan patokan.

Tidak hanya dapat berdampak nyata atau tidak, tetapi juga apakah kamu mendapat opportunity yang lebih besar saat bergabung? Di Basic Step, selama 4 bulan kamu akan mempelajari lebih dalam mengenai soft skill dan hard skill sesuai dengan posisi yang sudah kamu pilih. Menjadi Stepper 4 bulan bisa memperluas koneksi, menambah pengetahuan, serta akan memperoleh pengalaman nyata yang bisa memperbesar kamu mendapat opportunity khusus.

Memperhatikan Budaya dan Lingkungannya

Komunitas yang worth it nggak cuma dilihat dari branding-nya aja, tapi juga keefektifan gimana setiap kegiatannya itu berlangsung dan hubungan antaranggotanya. Sebaliknya, kurang baik apabila komunikasi antaranggotanya buruk, dan tidak saling mendukung. Komunitas yang tepat bisa memberikan ruang aman untuk bebas berekspresi, belajar, dan berkembang tanpa tekanan berlebihan.

Menjadi Stepper kamu benar-benar dibimbing mulai dari nol oleh kakak-kakak Board, sampai kamu bisa berkembang dan akhirnya menguasai sebuah skill. Mulai dari kegiatan di bulan pertama Welcoming Party (mengenal sesama member), On Boarding (mengenal komunitas dan pelatihan dasar).

Bulan kedua, sesi In Charge (beradaptasi sesuai ritme), Fornite Meeting (melaporkan progres kerja dan evaluasi), dan Buddy (setiap Stepper mendapatkan pendampingan). Serta di bulan ketiga dan keempat, sesi Gelas Kosong (pelatihan tingkat lanjut), Your Stage! (forum bebas untuk membuat project kreatif), dan kegiatan terakhir Portofolio Time! (pembekalan menyusun portofolio).

Komunitas Menghargai Proses dan Tidak Eksploitasi

Selama menjadi suatu anggota dalam komunitas tentu harus ada kontribusi yang kamu berikan. Tapi justru ada komunitas yang hanya memanfaatkan dan menjadikan anggotanya sebagai alat untuk mencapai kepentingan tertentu. Untuk itu sering kali mereka memaksa hasil yang instan, tanpa memedulikan perkembangan diri anggotanya.

Komunitas worth it yang bisa kamu rasakan, itu saat di mana mereka menghargai proses dan memahami bahwa setiap orang memiliki ritme belajar dan kapasitas yang berbeda. Tidak pernah menuntut hasil yang instan, tetapi memberi ruang untuk belajar dari kesalahan, mencoba ulang, dan berkembang secars bertahap disertai pembinaan.

Begitu pula di Basic Step setiap bulannya, ada sesi Appraisal sebagai konsep penilaian dan hasil akhirnya berbentuk rapor di akhir batch. Serta sesi Board Coaching & Reporting untuk memetakan tujuan jangka panjang dan kesesuaian pelaksanaan program.

Meskipun saat ini banyak opportunity terbuka lebar, akan sia-sia kalau hal tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik. Pernah mendengar peribahasa, “Apabila berteman dengan penjual minyak wangi, kita akan ikut wangi. Sebaliknya, jika berteman dengan penjual ikan, kita akan ikut amis?” Kamu membutuhkan lingkungan yang produktif saat kamu ingin produktif.

Kamu membutuhkan lingkungan yang bisa menjadi tempat belajar dan skill development, bahkan saat masih salah melangkah. Apalagi, kalau kamu bergabung di Basic Step dan menjadi Stepper akan ada kakak-kakak Board yang siap menjadi “mentor.” Kami tunggu ya, kamu bergabung menjadi Stepper selanjutnya dan siap untuk lebih dekat dengan mimpimu!

Share the Post:

Untuk Kamu

Baca sampai sini? Stay lebih lama

Banner Hero Homepage