Workshop BEEYOND 2026: Eksplorasi Diri Bersama Basic Step

Workshop BEEYOND 2026 mengajak siswa mengenali potensi diri lewat pengalaman yang nggak cuma seru, tapi meaningful. Peserta berdiskusi aktif, berkolaborasi ide, sampai menyelesaikan berbagai studi kasus yang relate dengan kehidupan sehari-hari.

Siswa BINUS SCHOOL Bekasi juga merasakan pengalaman ini saat mengikuti BEEYOND (Explore Your Future). Acara ini mempertemukan berbagai komunitas dan organisasi dengan workshop yang membahas banyak topik, mulai dari pendidikan, lingkungan, sosial, hingga pengembangan diri.

Basic Step menjadi salah satu komunitas yang ikut hadir di BEEYOND 2026. Lewat workshop ini, 90 peserta mengeksplorasi karakter diri, membangun personal branding, mengasah problem solving, dan belajar bekerja sama lewat berbagai simulasi interaktif.

Mengenal Diri Lewat Workshop BEEYOND 2026 

Aktivitas sederhana menjadi fokus kegiatan ini untuk mengajak peserta mengenali karakter masing-masing melalui permainan warna. Selanjutnya, peserta bergabung ke dalam beberapa kelompok dan berkenalan satu sama lain sebelum memasuki aktivitas utama.

Kelompok yang sudah terbentuk akan membangun sebuah brand bersama. Nggak cuma asal bikin nama, peserta juga menyusun identitas brand melalui beberapa langkah berikut :

  • Menentukan nama dan tagline brand.
  • Menyusun tujuan atau visi brand.
  • Membagi peran sesuai karakter masing-masing anggota.

Melalui aktivitas ini, peserta belajar satu hal penting yaitu setiap orang mempunyai karakter dan cara berpikir yang berbeda-beda. Namun, perbedaan itulah yang menjadi kekuatan saat bekerja dalam satu tim.

Belajar Personal Branding dan Problem Solving 

Peserta BEEYOND 2026 menyampaikan ide brand.

Aktivitas membangun brand sudah selesai, peserta mulai menyusun personal branding sesuai dengan karakter warna yang telah dipilih di sesi sebelumnya. Mereka belajar mengenal diri, memahami peran masing-masing, sekaligus melihat bahwa setiap orang mempunyai kelebihan dan kontribusi yang berbeda-beda dalam sebuah tim.

Eits… keseruannya nggak berhenti sampai situ, melalui sesi Hire or Fire, peserta berdiskusi dengan kelompok lain untuk menentukan apakah mereka akan berkolaborasi atau tetap mempertahankan brand yang sudah dibuat. Aktivitas ini melatih kemampuan komunikasi, negosiasi, sekaligus pengambilan keputusan.

Setelah itu, peserta menyelesaikan beberapa studi kasus yang berkaitan dengan:

  • Manajemen waktu saat menghadapi banyak tanggung jawab.
  • Komunikasi dan kerja sama dalam tim.
  • Cara menghadapi tekanan dan menyelesaikan masalah bersama.

Melalui sesi ini, peserta berdiskusi mencari solusi terbaik sebelum mempresentasikan hasilnya di depan kelas. Menariknya, cara belajar seperti ini dikenal sebagai experiential learning, yaitu metode belajar yang mengajak peserta memahami materi melalui pengalaman dan praktik secara langsung. Kalau Stephia penasaran dan mau belajar lebih lanjut tentang metode ini, silakan bisa akses disini https://arts.unimelb.edu.au/about/arts-teaching-innovation-ati/experiential-learning 

Ruang Belajar yang Interaktif dan Kolaboratif 

Sesi Hire or Fire dalam kegiatan BEEYOND 2026.

Workshop berjalan selama tiga sesi dengan kelompok peserta yang berbeda-beda. Walaupun materinya sama, ternyata setiap sesi punya keseruannya masing-masing. Kerennya, setiap kelompok punya ide, cara berpikir, dan solusi yang berbeda-beda sewaktu menyelesaikan tantangan yang diberikan.

Nah, setelah simulasi, diskusi, dan studi kasus, peserta tidak terbatas belajar mengenali potensi diri saja. Mereka juga belajar bagaimana menyampaikan pendapat, mendengerkan sudut pandang orang lain, sampai mengambil keputusan bersama. Dengan berlangsungnya BEEYOND 2026, Basic Step menunjukkan bahwa proses mengenal diri dan mengembangkan potensi dapat berjalan seru dan interaktif.

Foto bersama trainer dan peserta BEEYOND 2026.

Workshop ini menjadi bentuk komitmen Basic Step untuk menyiapkan ruang belajar yang dekat dengan kehidupan anak muda. Singkatnya, proses belajar itu bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang terus mau belajar dari setiap pengalaman yang dijalani.

Kalau Stephia tertarik mengembangkan skill problem solving melalui pengalaman sehari-hari, kamu bisa baca artikel ini https://basicstep-idn.com/problem-solving-skill-masa-depan-yang-dapat-dilatih-dari-sekarang/ Siapa tahu, pemahaman tersebut dapat menjadi langkah awal untuk terus mengasah kemampuan setelah mengikuti workshop ini.

Share the Post:

Untuk Kamu

Baca sampai sini? Stay lebih lama

Banner Hero Homepage